Xanda.id โ€“ Portal berita terkini yang menyajikan informasi lokal, nasional, dan isu strategis dari Indonesia secara cepat, akurat, dan terpercaya setiap hari.

Hubungi Kami

Berita

Bela Trump, Bos NATO Sebut Eropa Bukan Apa-apa Tanpa AS

Sekretaris Jenderal Aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Mark Rutte, menegaskan bahwa negara-negara Eropa tidak akan mampu mempertahankan diri tanpa dukungan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Rutte dalam pidatonya di Parlemen Eropa pada Senin (26/1). Dalam pidato itu, Rutte menyampaikan pandangan tegas mengenai ketergantungan keamanan Eropa terhadap Amerika Serikat. Ia menilai Uni Eropa, bahkan Eropa secara keseluruhan, belum memiliki kapasitas pertahanan yang memadai jika berdiri sendiri tanpa peran Washington. Rutte menepis anggapan bahwa Eropa dapat sepenuhnya mandiri dalam urusan pertahanan. Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa. Perselisihan dipicu oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan ambisi mengambil alih Greenland, wilayah otonomi Denmark. Trump juga mengancam akan menerapkan tarif dagang baru terhadap negara-negara Eropa yang menentang langkah tersebut serta memangkas ratusan personel militer AS di NATO. Menanggapi situasi tersebut, Rutte mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan dialog dengan Trump untuk meredakan ketegangan antaranggota NATO. Dalam kesempatan yang sama, Rutte menegaskan komitmen bersama Eropa dan Amerika Serikat terhadap Pasal 5 NATO, yakni klausul pertahanan kolektif yang menyatakan serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota. Rutte juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat selama ini menjadi penjamin utama keamanan NATO, termasuk melalui payung nuklirnya. Ia menegaskan bahwa pemutusan hubungan dengan AS akan berdampak serius terhadap stabilitas keamanan Eropa. Terkait isu Greenland, Rutte menyatakan NATO akan mengambil peran lebih besar dalam pertahanan kawasan Arktik, namun menegaskan bahwa keputusan terkait kehadiran AS di Greenland merupakan kewenangan Denmark dan otoritas setempat. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot merespons pernyataan Rutte dengan menegaskan bahwa Eropa harus mulai bertanggung jawab atas keamanan dirinya sendiri. Menurut Barrot, kemandirian pertahanan Eropa menjadi kebutuhan strategis di tengah dinamika geopolitik global. Sumber : https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260127102417-134-1321434/bela-trump-bos-nato-sebut-eropa-bukan-apa-apa-tanpa-as 
Berita

Pelatih Thailand Angkat Mental Pemain Usai Dihajar Indonesia di Final

Pelatih timnas futsal Thailand, Rakhpol Sainetngam, menegaskan fokus utama timnya saat ini adalah memperbaiki mental pemain setelah kalah dari Indonesia di final SEA Games 2025. Kekalahan tersebut dinilai sebagai bagian dari proses pembentukan tim. Rakhpol merupakan pelatih anyar yang ditunjuk oleh federasi futsal Thailand menggantikan Miguel Rodrigo usai SEA Games 2025. Baru sekitar satu bulan menangani tim, mantan pelatih Blacksteel Manokwari itu langsung menaruh perhatian khusus pada aspek mental dan kepercayaan diri pemain. “Thailand memang kalah dari Indonesia di final SEA Games, tetapi saya mempersiapkan mental pemain agar tetap percaya diri. Ini hal yang normal. Kami memanfaatkan sekitar 20 hari terakhir untuk mempersiapkan tim,” ujar Rakhpol dalam konferensi pers pra Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Senin (26/1). Ia juga menekankan pentingnya kedewasaan pemain dalam menghadapi hasil pertandingan. Menurutnya, para pemain telah bekerja keras selama masa persiapan dan menunjukkan komitmen positif. Thailand tergabung di Grup B Piala Asia Futsal 2026 bersama Vietnam, Kuwait, dan Lebanon. Menanggapi persaingan di grup tersebut, Rakhpol memilih untuk tidak membebani pemain dengan target berlebihan dan meminta tim fokus menjalani pertandingan satu per satu. “Saya tidak bisa bicara sejauh mana kami akan melangkah. Kami fokus dari laga ke laga dan berusaha bermain sebaik mungkin,” katanya. Thailand akan mengawali pertandingan dengan menghadapi Lebanon pada Selasa (27/1), dilanjutkan melawan Kuwait pada Kamis (29/1), dan menutup fase grup dengan menghadapi Vietnam pada Sabtu (31/1). Rakhpol menyebut timnya siap menghadapi turnamen meskipun memiliki beberapa pemain yang baru menjalani debut di level Piala Asia.   Sumber : https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260126155955-142-1321193/pelatih-thailand-angkat-mental-pemain-usai-dihajar-indonesia-di-final?mtype=mpc.ctr.A-boxccxmpcxmp-modelA
Berita

Thailand Dirikan Patung Buddha di Wilayah Sengketa dengan Kamboja

Pemerintah Thailand mengonfirmasi pembangunan sebuah patung Buddha di wilayah perbatasan yang masih disengketakan dengan Kamboja. Lokasi tersebut merupakan titik yang sama dengan tempat militer Thailand sebelumnya merobohkan dan memindahkan patung dewa Hindu Wisnu pada bulan lalu. Langkah terbaru ini kembali memicu ketegangan antara kedua negara Asia Tenggara tersebut. Sejak Desember lalu, Thailand dan Kamboja saling melontarkan pernyataan keras terkait penggunaan simbol keagamaan di kawasan yang menjadi objek sengketa. Ketegangan ini muncul tidak lama setelah gencatan senjata mengakhiri tiga pekan bentrokan berdarah, yang merupakan episode terbaru dari konflik perbatasan berkepanjangan antara kedua negara. Pada Desember, pasukan Thailand menghancurkan patung Wisnu di wilayah perbatasan yang oleh Thailand disebut An Ma, sementara Kamboja menyebutnya sebagai An Ses. Menanggapi insiden tersebut, Kamboja mengecam tindakan Thailand sebagai provokasi. Sementara itu, pemerintah Thailand menyatakan langkah tersebut dilakukan untuk menegaskan kendali wilayah dan tidak dimaksudkan sebagai penghinaan terhadap keyakinan agama tertentu. Polemik kembali menguat setelah Kamboja melaporkan bahwa pasukan Thailand telah memasang patung Buddha di lokasi yang sama. Pemerintah Kamboja menilai tindakan tersebut tidak sejalan dengan kesepakatan deeskalasi yang tertuang dalam gencatan senjata. Militer Thailand membantah tudingan tersebut dan menuding Kamboja melakukan distorsi atas fakta di lapangan. Angkatan Darat Thailand menegaskan bahwa pemasangan patung Buddha dilakukan dalam kerangka kebebasan beragama dan tidak bertujuan merongrong atau menghina kepercayaan pihak mana pun. Thailand dan Kamboja sama-sama merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Buddha. Meski demikian, kesamaan tersebut tidak cukup meredakan konflik lama yang berakar pada sengketa wilayah akibat penetapan batas perbatasan pada era kolonial, yang membentang sepanjang sekitar 800 kilometer. Bentrok yang terjadi bulan lalu dilaporkan menewaskan puluhan orang dari kedua pihak. Pasca penerapan gencatan senjata, Kamboja menuduh Thailand telah menguasai sejumlah area di provinsi perbatasan dan menuntut penarikan pasukan dari wilayah yang diklaim oleh kedua negara.   Sumber : https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260124220026-106-1320662/thailand-dirikan-patung-buddha-di-wilayah-sengketa-dengan-kamboja
Showing results 1-3 of 3